Kamis, 09 Juni 2016

            Peran Perawat dalam Upaya Pencegahan Infeksi Nosokomial di Rumah Sakit

         Salah satu tenaga kesehatan yang secara berkelanjutan kontak dengan pasien adalah perawat. Status kesehatan pasien baik itu sehat ataupun sakit di hadapi oleh perawat tanpa mendeskriminasi. Jika ditilik dari peran perawat tersebut maka perawat memiliki kontribusi terhadap terjadinya cara penularan infeksi nosokomial disamping keluarga pasien, peralatan medis dan lingkungan rumah sakit itu sendiri (Kozier, 2010).
            Infeksi adalah masuk dan berkembangnya mikroorganisme dalam tubuh yang menyebabkan sakit disertai dengan gejala klinis (Potter and Perry, 2005). Sedangkan nosokomial berasal dari bahasa Yunani yaitu kata nosos berarti penyakit dan komeo artinya merawat. Jadi, infeksi nosokomial adalah suatu jenis penyakit menular yang ditularkan melalui agen patogen yang dapat berpindah ke orang lain baik secara langsung ataupun tidak langsung yang terjadi pada perawat atau pasien saat dilakukan perawatan di rumah sakit.
            Data menyebutkan bahwa pada tahun 2005 prevalensi infeksi nosokomial menyebabkan 1,4 juta kematian setiap hari di dunia. Sementara di Indonesia menurut Depkes RI tahun 2007 kejadian infeksi nosokomial menunjukkan angka yang signifikan yaitu  6-16% dengan rata-rata 9,8%, dengan demikian dapat dinyatakan bahwa kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia masih rendah.
            Dalam hal ini, dibutuhkan peran perawat dalam upaya pencegahan infeksi nosokomial di rumah sakit diantaranya dengan mencuci tangan (sebelum dan sesudah melakukan tindakan; setelah kontak dengan cairan tubuh; setelah memegang alat yang terkontaminasi); memakai alat perlindungan diri (menggunakan masker; kacamata pelindung; sarung tangan dan gaun); menggunakan anti septik; mengamankan peralatan yang tajam; menjaga kebersihan dan kerapihan lingkungan serta pembuangan sampah secara benar. Apabila upaya pencegahan dapat diterapkan dengan baik  dan benar maka sedikit demi sedikit angka kejadian infeksi nosokomial dapat di minimalisirkan. Karena mencegah lebih baik daripada mengobati.


DAFTAR PUSTAKA
Depkes RI. (2007). Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Infeksi di Rumah          Sakit dan Fasilitas Kesehatan Lainnya. Jakarta
Kozier, B., Erb, Glenora., Berman, A., dan Snyder, S. (2010). Buku Ajar      Fundamental Keperawatan : Konsep, Proses, dan Praktik Edisi 7 Volume 2.             Penerjemah Pamilih Eko Karyuni dan Dwi Widiarti. Jakarta : EGC.
Potter, P. A and Perry, A. G. (2005). Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep,         Proses, dan Praktik Edisi 4 Volume 1. Penerjemah Yasmin Asih, dkk. Jakarta:    Salemba Medika.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar