Salah
satu tenaga kesehatan yang secara berkelanjutan kontak dengan pasien adalah
perawat. Status kesehatan pasien baik itu sehat ataupun sakit di hadapi oleh
perawat tanpa mendeskriminasi. Jika ditilik dari peran perawat tersebut maka
perawat memiliki kontribusi terhadap terjadinya cara penularan infeksi
nosokomial disamping keluarga pasien, peralatan medis dan lingkungan rumah
sakit itu sendiri (Kozier, 2010).
Infeksi
adalah masuk dan berkembangnya mikroorganisme dalam tubuh yang menyebabkan sakit
disertai dengan gejala klinis (Potter and Perry, 2005). Sedangkan nosokomial
berasal dari bahasa Yunani yaitu kata nosos berarti penyakit dan komeo artinya
merawat. Jadi, infeksi nosokomial adalah suatu jenis penyakit menular yang
ditularkan melalui agen patogen yang dapat berpindah ke orang lain baik secara
langsung ataupun tidak langsung yang terjadi pada perawat atau pasien saat
dilakukan perawatan di rumah sakit.
Data
menyebutkan bahwa pada tahun 2005 prevalensi infeksi nosokomial menyebabkan 1,4
juta kematian setiap hari di dunia. Sementara di Indonesia menurut Depkes RI
tahun 2007 kejadian infeksi nosokomial menunjukkan angka yang signifikan
yaitu 6-16% dengan rata-rata 9,8%,
dengan demikian dapat dinyatakan bahwa kualitas pelayanan kesehatan di
Indonesia masih rendah.
Dalam
hal ini, dibutuhkan peran perawat dalam upaya pencegahan infeksi nosokomial di
rumah sakit diantaranya dengan mencuci tangan (sebelum dan sesudah melakukan
tindakan; setelah kontak dengan cairan tubuh; setelah memegang alat yang
terkontaminasi); memakai alat perlindungan diri (menggunakan masker; kacamata
pelindung; sarung tangan dan gaun); menggunakan anti septik; mengamankan
peralatan yang tajam; menjaga kebersihan dan kerapihan lingkungan serta
pembuangan sampah secara benar. Apabila upaya pencegahan dapat diterapkan
dengan baik dan benar maka sedikit demi
sedikit angka kejadian infeksi nosokomial dapat di minimalisirkan. Karena
mencegah lebih baik daripada mengobati.
DAFTAR
PUSTAKA
Depkes
RI. (2007). Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Infeksi di Rumah Sakit
dan
Fasilitas Kesehatan Lainnya. Jakarta
Kozier,
B., Erb, Glenora., Berman, A., dan
Snyder, S. (2010). Buku Ajar Fundamental Keperawatan : Konsep, Proses, dan Praktik Edisi 7 Volume 2. Penerjemah
Pamilih Eko Karyuni dan Dwi Widiarti. Jakarta : EGC.
Potter,
P. A and Perry, A. G. (2005). Buku
Ajar Fundamental Keperawatan:
Konsep, Proses, dan Praktik Edisi 4 Volume 1. Penerjemah Yasmin Asih, dkk. Jakarta: Salemba
Medika.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar