Pengalaman
Upaya Pencegahan Injury
Selamat
malam reader, izinkan saya menyampaikan pengalaman pribadi yang masih membekas
sampai saat sekarang ini. Yups, kecelakaan lalu lintas. Kejadian tersebut
terjadi bulan November 2015. Kronologis ceritanya seperti ini sahabat semua,
saat itu saya diajak teman satu UKM untuk menyebarkan surat undangan ke
fakultas yang ada di Purwokerto terkait workshop metode kepenulisan. Sesuai
kesepakatan,
kami berangkat pukul delapan pagi karena pukul satu siang saya ada kuliah
sementara teman saya masuk kuliah pukul sepuluh.
Kemudian
saya di jemput ke kos oleh teman saya tersebut menggunakan motor. Tempat
destinasi utama fakultas yang akan diantar undangan adalah YLPP. Setelah semua
tugas yang di emban selesai, kami berencana untuk makan bersama. Sepanjang
perjalanan kami bercerita terkadang ditengah cerita diselipi tawa.
Tiba-tiba…bruuukkkk kami menabrak seorang wanita paruh baya yang sedang
mengayuh sepeda dari belakang tampak
sebuah kotak diikat ke dudukan sepeda yang didalamnya berisi daging ayam potong
yang siap di pasarkan.
Wanita
tersebut tersungkur diiringi sepeda yang turut ambruk mengenai kaki. Sedangkan
saya terjatuh dari motor dengan posisi tangan kiri menopang tubuh sementara
kedua kaki terlipat dan teman saya masih diatas motor. Sontak kami semua
terkejut dalam kondisi tersebut. Kemudian kami di tolong oleh warga setempat,
kami disuguhkan air es teh. Namun perut saya mual tak bisa
menerima makanan apapun. Yang terlintas dalam pikiran saya adalah ingin dipijat
karena tangan saya berasa sakit karena
keseleo.
Kemudian saya diantar teman mencari
tukang pijat. Setelah bertemu saya dibawa ke dalam kamar untuk di pijat. Badan saya terasa
sakit semua saat dipijat terutama pada bagian tangan kiri. Lalu saya diantar ke
kos dan disarankan
untuk istirahat oleh teman tapi saya menolak. Sedangkan luka di area telapak
tangan,
saya bersihkan dengan air hangat kemudian di keringkan dan diberi betadin.
Upaya pencegahan yang dilakukan adalah fokus dalam berkendara, gunakan helm, sepatu dan alat pelindung diri lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar